Awas..!! Jangan Sembarangan Berbelanja di Online Shop


Online Shop seakan sudah menjadi fenomena lumrah di zaman milenial ini, jika diibaratkan, bentuk pasar konvensional kini sudah dialihkan dalam bentuk digitalisasi media dan dikemas sedemikian rupa hingga mempermudah orang untuk bertransaksi tanpa mengunjungi pusat perbelanjaan.

beberapa penyebab kekecewaan netizen saat berbelanja di online shop
ILUSTRASI/QONITIN

Buruhredaksi.com
- Apa
kabar sobat milenial, sudahkan kalian berbelanja hari ini ? Ya ya... belanja apa ? kemudian apa lagi? Pasti ada nih, di antara kalian yang saat ini sedang keluar rumah ngajakin teman, gebetan, atau mungkin pacar, untuk jalan ke pusat perbelanjaan kemudian beli inilah, itulah, beli apa saja yang kalian inginkan. Namun, beberapa di antara kalian generasi milenial pasti berfikir “Emang masih musim ya, pergi belanja ke pusat perbelanjaan? Jelas masih musim dan jangan salah, kalian generasi milenial mungkin menganggap pergi belanja ke pusat perbelanjaan itu sebagai tradisi yang kuno. Tapi nyatanya berbelanja ke toko-toko atau pusat berbelanjaan jauh lebih aman dari segi pelayanannya loh, kita bisa juga melihat dan memilih langsung barang apa yang mau kita beli, selain itu belanja langsung ke toko juga ada sensasi tersendiri loh yang membuat kaki enggan cepat berlalu meninggalkan lokasi belanja.
Eits, jangan langsung berspekulasi dulu Sob, bukan berarti kita harus berbelanja di pusat perbelanjaan selalu, karena tidak setiap saat ada waktu untuk pergi berbelanja. Terkadang kita terlalu sibuk untuk keluar rumah dan terlalu malas untuk memacu kendaraan ke arah pertokoan. Maka manfaatkanlah fasilitas aplikasi di smartphone kalian untuk bertransaksi via online, meski membutuhkan sedikit uang tambahan untuk biaya kirim barang dan dibutuhkan kesabaran ekstra karena barang yang dipesan tidak langsung sampai, harus menunggu berhari-hari sebelum barang yang dipesan sampai ke tangan yang tepat.
Ada yang perlu diperhatikan pada layanan online shop, sebab penjual dan calon pembeli tidak saling kenal, maka calon pembeli harus lebih percaya kepada penjualnya. Namun sedikit saja kita melakaukan kesalahan dalam bertransaksi via online, maka resiko seperti barang yang tak kunjung sampai atau barang yang tak sesuai ekspektasi harus siap kita tanggung. Nah, ini ada beberapa hal yang sering menyebabkan kekecewaan saat berbelanja melalui online shop :
Pertama : Asal mengunjungi situs web. Mengapa bisa demikian ? sebab situs web yang kita kunjungi tidak semua tervalidasi oleh google, bisa saja itu web abal-abal yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Imbasnya adalah ketika kita memilih suatu produk di  alamat web tersebut dan mulai melakukan proses transaksi, resiko terbesar ialah barang tak kunjung sampai dan uang pun raib. Maka, kunjungilah situs jual-beli yang terpercaya dan mendapatkan respon positif dari pengguna internet.
Kedua : Tergiur dengan harga yang diberikan. Siapa sih yang enggak pengen sama barang harga murah yang ditawarkan oleh penjual olshop, sudah murah tanpa ongkos kirim lagi, what kok bisa ? Iya karena bayarnya Cash On Delivery (COD). Meski barang yang dijual relatif murah, namun sobat milenial jangan sampai terlena,  jangan harap mendapatkan barang bagus dengan budget minim Sob. Ada hal yang perlu diperhatikan dalam memilih barang, yaitu kualitas. Barang yang harganya murah belum tentu menjamin kualitasnya bagus, dan kesalahan yang umum dilakukan oleh generasi milenial dalam memilih barang di group media sosial atau situs jual beli salah satunya yaitu lebih memilih harga yang murah daripada sedikit mahal tapi bagus, pada akhirnya baru beberapa bulan dipakai barang yang  dibeli dengan harga minim tersebut sudah menunjukkan gejala cacat.
Ketiga : Tidak memverifikasi barang yang ingin dipesan. Pentingnya memverifikasi atau melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap barang yang ingin dibeli sangat berdampak dengan paket yang akan kita terima nanti, jika lalai sedikit bisa saja barang yang dipesan tidak sesuai ukuran atau malah tidak seperti yang diharapkan. Contohnya saja ketika kita ingin membeli sweater laki-laki ukuran dewasa, karena lalai belum diperiksa lebih lanjut apakah sudah benar pesanan kita, bisa saja yang didapat bukannya sweater  tapi justru bikini wanita.
Keempat : Kurang lengkap dalam memasukkan alamat penerima. Alamat rumah atau alamat penerima barang sangatlah penting dicermati, salah satu angka saja atau satu huruf bisa saja pesanan tak kunjung sampai. Misalkan menulis alamat yang seharusnya Jl. Kemayoran Baru Nomor 19 jadi Jl. Kebayoran Baru No Nomor 9. Kalau seperti ini menuliskan alamatnya kapan barang mau cepat sampai, yang ada malah barang yang dipesan dikirim entah ke mana, bagus kalau bisa dikonfirmasi ulang dan dikirim ke alamat yang seharusnya, kalau pun tidak bisa bukankah kita yang rugi???
Nah sobat milenial, itulah beberapa kekecewaan yang bisa menimpa siapa saja penggemar online shop kalau kurang cermat, dan yang harus diperhatikan adalah bijaklah dalam membelanjakan uangmu, simpanlah sedikit uang yang kamu miliki agar bisa digunakan di waktu mendatang. Ingat, menghambur-hamburkan uang itu tidak baik.

Penulis : Idris Purnomo
Editor  : Putri Ginting


Related

zzIdris 1444421770067339829

Post a comment

emo-but-icon

Hot in week

Follow by Email

item